Senin, 29 Juni 2015

Marhaban Ya Ramadhan

Keutamaan Bulan Ramadhan
Allah S.W.T telah mengistimewakan bulan Ramadhan dari bulan – bulan lainnya dengan berbagai keistimewaan dan keutamaan, antara lain:
  • Di dalam bulan Ramadhan pintu – pintu langit (Surga) dibuka, pintu – pintu Neraka ditutup, setan – setan dibelenggu.
  • Di dalam bulan Ramadhan terdapat Malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah bersabda: “Telah datang kepadamu Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah telah mewajibkan atas kamu berpuasa di dalamnya. Di dalam bulan Ramadhan di buka segala pintu langit (pintu surga) dan di tutup segala pintu neraka dan syetan – syetan dibelenggu. Di dalam bulan Ramadhan ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak diberikan kepadanya kebajikan malam itu, maka sungguh ia telah dijauhkan dari kebajikan.” (an–Nasai: 2079, al Bukhari: 1766, Muslim: 1793).

Rasulullah bersabda: “Apabila awal bulan Ramadhan datang, maka syetan – syetan dan jin yang jahat dibelenggu, pintu – pintu neraka ditutup, tiada satu pintu pun darinya yang di buka, pintu – pintu surge di buka dan tiada satu pintu pun darinya yang di tutup. Dan terdengarlah suara penyeru: Wahai orang – orang yang mencari kebaikan kemarilah! Wahai orang – orang yang mencari keburukan berhentilah!. Allah mempunyai orang – orang yang dimerdekakan-Nya dari neraka, yang demikian itu terjadi setiap malam (dalam bulan Ramadhan).” (Shahih al-Jamiush Shagir wa Ziyadatuhu I/196:759).
  1.  Pintu – pintu surga di buka, karena banyaknya amalan saleh yang dikerjakan orang – orang beriman. 
  2. Pintu – pintu neraka di tutup, disebabkan sedikitnya kemaksiatan yang dilakukan orang – orang beriman.
  3. Syetan – syetan dibelenggu, maksudnya mereka tidak dapat leluasa mengganggu orang – orang beriman yang sedang berpuasa sebagaimana yang dapat mereka lakukan pada bulan – bulan lain. 
  4. Setiap malam dalam bulan Ramadhan Allah membebaskan orang – orang yang telah dipastikan masuk neraka.
Keutamaan Puasa
Ketahuilah, bahwa puasa itu termasuk ibadah yang paling utama dan ketaatan yang paling besar dan pahalanya tiada bandingnya.

Abu Umamah al–Bahili berkata: Aku berkata: “ Wahai Rasulullah, beritahukan kepadaku suatu amalan penyebab aku dimasukkan ke surga.” Beliau menjawab: “Berpuasalah! karena sesungguhnya puasa itu pahalanya tidak ada bandingannya.” (Shahih al-Jaimush Shagier wa Ziyadatuhu II/747: 4044).
  • Pahalanya Dirahasiakan Oleh Allah
Rasulullah bersabda: Telah berfirman Allah S.W.T: Semua perbuatan manusia untuknya, kecuali puasa, maka puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, mereka meninggalkan syahwatnya, makan-minumnya karena Aku. Dan puasa itu sebagi perisai, dan bagi orang yang berpuasa itu ada dua kegembiraan, ia gembira apabila berbuka, dan ia gembira ketika menghadap Tuhannya untuk menerima pahala puasanya. Dan sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak kasturi.” (al–Bukhari: 6938, Muslim: 1944).
  • Penyebab Diampuni Dosa – Dosanya
Rasulullah Bersabda: “Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan ihtisab, niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu. Dan barangsiapa yang qiyam pada malam al–Qadar karena iman kepada Allah dan ihtisab, niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu.” (Shahih at–Targhib wat–Tarhib I/487: 978).
  • Puasa dan Al – Qur’an Akan Memberikan Pertolongan
Di antara keutamaan puasa yang lain, adalah:
Rasulullah bersabda: “Puasa dan Al – Qur’an kedua – duanya memintakan syafaat bagi hamba (yang mengamalkannya) kelak di hari kiamat. Puasa berkata: “Wahai Rabbku, aku mencegah dia dari makanan dan nafsu syahwatnya di siang hari, oleh karena itu berilah daku syafaat untuk menolongnya.” Al–Qur’an berkata: “Aku telah mencegahnya dari tidur di malam hari (karena membacaku), oleh karena itu berilah daku syafaat untuk menolongnya.Maka keduanya diberi izin untuk memberikan syafaat. (Shahih al–Jaimush Shagier wa Ziyadatuhu II/720: 3882).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar