Senin, 29 Juni 2015

Pembibitan dan Pembesaran Ikan Lele



Pembibitan

  • Tahap pemijahan :
Pemijahan alami yaitu perkawinan yang tidak memerlukan campur tangan manusia dalam proses pembuahan sel telur dangan sperma . Sedangkan pemijahan intensif merupakan proses perkawinan yang memerlukan interfensi manusia dalam proses pembuahannya.
Cara pemijahan alami :

  1. Memilih induk betina dan jantan yang sudah matang gonad. 
  2. Siapkan terkebih dahulu kolam tempat memijah. 
  3. Sebelumnya kolam dikeringkan dan dijemur, kemudian diisi air sedalam 30-40 cm. 
  4. Pasang kakaban seukuran area kolam. 
  5. Selama proses pemijahan kolam ikan lele harus ditutup , untuk mencegah induk ikan loncat keluar kolam. 
  6. Telur yang telah dibuahi ditetaskan.
  • Tahap penetasan telur :

Jika kedua indukan lele sudah di angkat atau dipindahkan, segera kosongkan air yang ada di dalam kolam pemijahan dengan hati-hati yaitu dangan menggunakan selang.

Dalam proses penetasan, upayakan untuk selalu menjaga kebersihan air biasanya air harus segera digantikan setiap 2 hari seekali.

Dalam 2 hari setelah penetasan, anakan masih belum membutuhkan pemberian makanan jika sudah menginjak usia 3 hari setelah penetasan, benih atau anakan ikan lele bisa diberi pakan berupa pelet halus atau cacing sutra.

Pembesaran
Sebelum pengisian air, dasaran kolam diberi kotoran sapi yang sudah dikeringkan lele yang sudah berukuran 35 mm sampai 46 mm bisa dipindahkan ke kolam tersebut yang kira - kira berukuran 2m x 3m.

Jika lele masih kecil, air di kolamnya tidak boleh terlalu tinggi kira – kira 15 cm. Karena, jika air terlalu tinggi lele – lele yang masih kecil tersebut bisa mati. Ikan lele di beri makan 2x sehari pagi dan sore, atau lebih baik lagi jika diberi makan 3x sehari. 1 kolam ikan lele bisa berisi 2000 ekor lele. Jika lele sudah berumur kira – kira 2 bulan, bisa diberi tambahan pakan berupa ayam – ayam mati yang telah dibakar dan bisa juga diberi daun papaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar