Pembibitan
- Tahap pemijahan :
Cara pemijahan alami :
- Memilih induk betina dan jantan yang sudah matang gonad.
- Siapkan terkebih dahulu kolam tempat memijah.
- Sebelumnya kolam dikeringkan dan dijemur, kemudian diisi air sedalam 30-40 cm.
- Pasang kakaban seukuran area kolam.
- Selama proses pemijahan kolam ikan lele harus ditutup , untuk mencegah induk ikan loncat keluar kolam.
- Telur yang telah dibuahi ditetaskan.
- Tahap penetasan telur :
Jika kedua indukan lele sudah di angkat atau dipindahkan,
segera kosongkan air yang ada di dalam kolam pemijahan dengan hati-hati yaitu
dangan menggunakan selang.
Dalam proses penetasan, upayakan untuk selalu menjaga
kebersihan air biasanya air harus segera digantikan setiap 2 hari seekali.
Dalam 2 hari setelah penetasan, anakan masih belum
membutuhkan pemberian makanan jika sudah menginjak usia 3 hari setelah
penetasan, benih atau anakan ikan lele bisa diberi pakan berupa pelet halus
atau cacing sutra.
Pembesaran
Sebelum pengisian air, dasaran kolam diberi kotoran sapi yang
sudah dikeringkan lele yang sudah berukuran 35 mm sampai 46 mm bisa dipindahkan
ke kolam tersebut yang kira - kira berukuran 2m x 3m.
Jika lele masih kecil, air di kolamnya tidak boleh terlalu
tinggi kira – kira 15 cm. Karena, jika air terlalu tinggi lele – lele yang
masih kecil tersebut bisa mati. Ikan lele di beri makan 2x sehari pagi dan
sore, atau lebih baik lagi jika diberi makan 3x sehari. 1 kolam ikan lele bisa
berisi 2000 ekor lele. Jika lele sudah berumur kira – kira 2 bulan, bisa diberi
tambahan pakan berupa ayam – ayam mati yang telah dibakar dan bisa juga diberi
daun papaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar